Bicara Seni dan Segala pernak-perniknya

Sonic jump fever: skor, skor dan skor

sonic

Sonic bosan berlari, ia memutuskan untuk meloncat. Meloncat menuju antah berantah.

Sonic adalah landak hipster. Ia sudah berlari jauh sebelum berlari di perkotaan menjadi hip. Temple Run? Jetpack Joyride? 2 mobile game ini memiliki konsep permainan yang mirip dan sesederhana Sonic, tapi baru muncul puluhan tahun setelahnya. Saat kebanyakan orang menggandrungi Mario Bros yang gendut dan lamban, Sonic menjadi antitesa dengan memilih bermain lari cepat. Persaingan Sonic dan Mario Bros seperti persaingan Playstation dengan Xbox. Sebesar itu. Tapi itu dulu. Sekarang?

"goodbye, Sonic," ucap Mario kepada rival lamanya.

“goodbye, Sonic,” ucap Mario kepada rival lamanya.

Sekarang Sonic tidak se-spesial yang dahulu. Ia mencoba peruntungannya di berbagai platform, sesuatu yang tidak pernah dilakukan Mario Bros. Sampai akhirnya Sonic terdampar di platform mobile device (iOS & Android) dengan mengusung nama Sonic Jump Fever.

Sonic Jump Fever sendiri adalah game Sonic Jump dengan sedikit modifikasi dan beberapa fitur yang dihilangkan atau ditambah. Seperti boss battle dan story mode dihilangkan, dan diganti dengan fitur memelihara chao sebagai asisten jagoan Player. Jadi, Sonic Jump Fever adalah versi arcade mode sonic jump ditambah fitur Chao. Mungkin ini yang membuat Sonic Jump Fever gratis, maaf, freemium dibandingkan Sonic Jump yang dibanderol seharga 35 ribu rupiah.

Dalam Sonic Jump Fever, Player hanya perlu membawa jagoanmeloncati setiap platform menuju ke atas meraih skor setinggi-tingginya dalam batas waktu tertentu. Pada dasarnya, Player meloncat-loncat saja sudah meraih skor. Jika terjatuh, terkena perangkap atau musuh, hanya mengurangi waktu Player memperoleh skor. Player diberi jatah sesi bermain 5 kali. Setelah sesi bermain habis, Player harus menunggunya terisi kembali lebih kurang 2 jam. Selayaknya game freemium lainnya, Player akan diselingi iklan, yang sayangnya, berupa video setiap sesi bermainnya.

Menyeruduk musuh dari bawah atau mengumpulkan orb dan ring secara beruntun, akan membentuk combo dan membawa Player ke (seperti) bonus stage untuk memperoleh skor lebih banyak. Salah satu fitur baru dalam game ini. Pembuat game ini menyebutnya fase Fever, dimana jagoan Player terbang secepat hipersonik. Di penghujung setiap stage, jagoan Player akan menaiki balon udara dan Player bisa menyentil binatang-binatang ke balon udara untuk menambah skor. Pertama, meloncat-loncat, lalu terbang secepat hipersonik, ditutup dengan menaiki balon udara. Way to go,sonic!

Selain fitur Fever itu, fitur lain dalam game ini cukup banyak. Player bisa menggunakan jagoan yang berbeda-beda. Player juga bisa memelihara chao untuk membantu memperoleh skor, Meningkatkan power-ups, memutar spin untuk bonus. Semuanya disediakan untuk menunjang permainan player dalam memperoleh skor setinggi-tingginya, dan tentu saja, semuanya bisa kalian beli dengan uang.

Seperti yang saya katakan di atas. Sonic sudah tidak spesial. Terutama dalam game ini. Mario Bros pun akan tertawa jahat saat memainkan game ini. Gameplay yang tidak unik, Variasi dan intensitas kesulitan menjadi biang keladi keburukan yang ada di game ini.

Dalam game ini tidak ada pilihan untuk level atau stage. Game ini hanya mengenal Zone dan baru berpindah pada hari-hari tertentu. Jadi, selama lebih kurang 3 hari, Player akan bermain di zone yang sama, dengan hanya 3 variasi stage/level.

Hal ini diperparah dengan setiap variasinya tidak ditopang dengan intensitas kesulitan yang baik. Jika Garis statistik kesulitannya ditarik tidak akan menanjak naik ke atas, tapi datar atau lempeng. saya sama sekali tidak merasakan rasa adrenaline rush. Padahal, pada mobile game sejenisnya, saya merasakannya.

Tujuan utama game ini adalah meraih skor setinggi mungkin. Tapi game ini melewatkan aspek utama dalam bermain, yakni kesenangan. Mengapa kita harus meraih skor tinggi dalam permainan yang monoton dan mudah? Jika pembuat video game ini berpikir memiliki skor yang tinggi untuk diadu dengan player lain adalah hal yang menyenangkan, itu salah. Faktor fun mungkin subyektif, tapi saya yakin 3 hari anda memainkan game ini, anda akan setuju dengan saya bahwa 3 aspek di atas hilang dalam game ini.

Dengan konsep game yang mengutamakan skor, apakah dituntut skill yang memumpuni untuk meraihnya? Di sini lah game ini semakin terpuruk. Renungkan pertanyaan ini. Di manakah letak kesenangan sebuah video game yang bertujuan meraih skor tinggi, dengan stage yang monoton dan notabene tidak sulit, tapi player bisa membeli semua kemudahan yang ada untuk menjadi yang terbaik?

Game ini gratis, lantas apakah tidak bisa dikritisi? Itu juga salah. Di luar sana, berserakan mobile game gratis yang siap diunduh kapan pun kita mau. Beberapa mobile game gratis itu memiliki minimal satu dari 3 aspek yang saya sebutkan di atas.

Tenang saja. Game ini bukanlah game yang sembarangan dibuat. Grafis cell shading dan beberapa effect masih sedap dipandang mata. Walaupun untuk overall presentation belum sempurna dan dilihat dari art direction, game ini seperti ditujukan untuk anak SD. Lihat saja tampilan menunya. Bagaimana dengan musiknya? Jika ada kabar baik terkait musiknya, pasti saya sudah memujinya.

Tampilan untuk menu cukup mengecawakan

Tampilan untuk menu cukup mengecawakan

Mari bicarakan fitur-fiturnya. Menurut saya, fitur-fiturnya cukup menarik. Karakter yang beragam dan penggunaan Chao sebagai asisten meloncat menjadi keunggulan game ini dibanding game gratis lainnya. Meskipun yang bisa menikmatinya hanyalah player dengan kocek tebal.

Untuk membuka karakter baru dibutuhkan 200-800 token. Setiap gamenya, player paling banyak mengumpulkan satu token. Jangan lupakan aturan bermain jatah sesi yang saya jelaskan di atas. Go figure!

Belum lagi penggunaan Chao sebagai asisten yang cukup rumit. Tidak, saya tidak akan menjelaskannya. Percayalah kepada saya. Anda hanya akan tambah pusing dengan angka-angka yang akan saya paparkan.

Game Sonic Jump Fever berjalan dengan sangat baik dimainkan di Samsung Galazy S4. Saya tidak mengalami crash atau kejanggalan apa pun. Saya rasa itu adalah salah satu kabar gembira dari game keluaran SEGA ini.

Kesimpulan: Sonic Jump Fever secara keseluruhan belum memenuhi standar sebagai mobile game yang bagus. Kalau soal menyenangkan atau tidaknya game ini, saya tidak bisa berbicara banyak. Saya bisa beri saran bagi yang kebanyakan uang dan berniat berbelanja di game ini. Fitur-fitur game ini menarik, tapi tidak akan menambah panjang umur memainkannya. Bagi yang tidak berniat? Hey! Ini mobile game gratis dengan size kecil. Mario Bros pun mungkin akan mengunduhnya, walau hanya dijadikan sebagai bahan ejekan.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s