Bicara Seni dan Segala pernak-perniknya

Rionaldo Prize

grammy-trophy

Kalo Grammy punya Justin Timberlake sebagai Juruslamat mereka, beserta musisi lain sebagai nabinya, gw juga punya sendiri.

Grammy baru saja berakhir. Ada yang terpana melihat penampilan line-upnya, tapi ada yang cemberut liat nominator dan pemenangnya. Dan gw adalah yang terpana dan cemberut. Hehe. Tapi setelah menonton Grammy, gw sadar akan sesuatu. Gw merasa harus menulis tentang pengalaman menikmati lagu gw selama tahun 2012 kemarin. Mungkin, seperti diari pribadi, tapi mengenang kembali lagu-lagu yang berhasil membuat gw “lari” dari ramalan buruk tahun 2012. Gw perbesar angkanya, abisnya enggak bisa gw buat kapital. :b . Kalo gw keturunan suku Maya, gw akan terus-terusan mendengar lagu-lagu para musisi ini sambil nungguin, hitung-hitungan dedengkot gw akurat atau tidak. Keren kali ya, mati saat dengerin lagu favorit. Setidaknya, kematian kita tidak se-sinematik atau se-dramatik film-film kiamat Hollywood sambil diiringi alunan orkestra yg menyayat hati.

Daftar musisi ini berdasarkan atas musisi-musisi yang baru saja gw temukan. Sebenarnya banyak sekali lagu-lagu yang oke juga, tapi gw memilih mereka karena gw baru mengenal mereka di tahun 2012 kemarin dan lagu-lagu mereka enak semua di album terbarunya. Daftar ini juga enggak bermaksud show off soal pengetahuan musik dan selera musik gw. Gw masih cemen kali.😀 Gw banyak mengenal musisi baru tahun lalu, tapi mereka ini yang masih berputar di playlist gw sampai sekarang. Sampai gw menonton Grammy, dan lalu ingin menulis dan mengenalkannya juga sama kalian semua. Yaaa, gw ingin membuat tandingannya grammy lah! Hehe. Maksudnya, ini line-up idaman gw, kalo disuruh mengisi acara sekaliber Grammy. Daftar ini gak berurut ya. Jadi, semua sama bagusnya. Monggo geser ke bawah.

UntilTheQuietComes-copy

Flying Lotus

Gw benar-benar berterima kasih kepada NME karena telah me-review album baru Flying Lotus “Until The Quiet Comes”. Karena mereka yang mengenalkan gw dengan Flying Lotus. Pertama kali gw denger lagunya lewat film pendek yang memakai lagu Flying Lotus sebagai soundtracknya. Saat itu, lagunya langsung menyergap gw tanpa kompromi. Gw sedikit bingung, pas gw searching sebelumnya, dia kebanyakan membuat lagu elektronik, tapi gw gak menyadari adanya suara-suara elektronik di film pendek itu. Tapi, di situ magisnya dan uniknya. Dia produser musik (atau bisa dibilang DJ ya, walaupun dia tidak mengakuinya) lagu-lagunya berbeda banget dari musisi-musisi sejenis dia. Flying Lotus juga pernah bilang, dia tidak mau membuat lagu yang hanya sekedar ‘ajeb-ajeb’ aja, tapi dia ingin membuat lagu yang ‘make people move, not make them dance’. Alhasil, lagunya kaya akan berbagai jenis instrumen, atau bahkan suara. Dia juga tidak memakai formula lagu ‘ajeb-ajeb’, jadi lagu-lagunya terserah dia, yang penting enak didengar, that’s it. I can’t talk much about his song, just listen.

Catatan kecil: bahkan, si jenius Thom Yorke mengagumi karyanya lho. Mereka pernah berduet, dan sering nge-gig bareng.

 

lana-del-rey-born-to-die-608x608

Lana Del Rey

Gw pertama kali dengernya di stasiun TV Channel V. Yang membuat gw bertahan dan tidak memindahkan channel adalah saat gw menonton video klipnya “Video Game”. There’s something odd about the song and video, tapi gw belum sadar. Sering lagu ini ditayangkan di channel V, dan gw juga enggak memindahkan channelnya. Selalu membuat gw stuck di lagu ini. Pelan-pelan, lagunya tumbuh di telinga gw, dan jadi enak didengarnya. Gw mulai cari-cari lagu Lana Del Rey yang lain, “Blue Jean”, “Born to Die”, dan semuanya enak. Warna vokalnya Lana memang berkaraker. Ada yang bilang, kalau penyanyi bisa bernyanyi  live sama persis dengan lagunya yang versi studio, maka dia penyanyi hebat. Tapi , Lana Del Rey justru kalau nyanyi live tidak pernah mirip dengan lagu yang versi studio. Does it make her a bad singer? Of course not! It makes her to be who she is right now. Not just an average singer. It’s just my opinion though.  Gw merasakan lagu-lagunya bernuansakan kedepresian. Perasaan enggak bisa bohong. When a heart meet a song that full of heart, not just a cheesy love, they just click.

 

frank-ocean-channel-orange

Frank Ocean

Ooohh Frank Ocean. Sejujurnya, gw sebenarnya enggak langsung suka sama Frank Ocean. Gw denger lagunya pertama kali yang “Pyramids” dan berkata, “ohh ini lagunya Frank Ocean toh”. Tapi suatu ketika, gw lagi di dalam mobil dan terputarlah sebuah lagu di radio. It sounds really good. Gw merasa familiar dengan suara vokalnya dan saat itu gw enggak bisa menebak siapa penyanyi lagu tersebut. Gw simak dan ingat liriknya baik-baik. Sampai di rumah, gw langsung browsing dan yup, itu adalah lagunya Frank Ocean. Gw coba mendengarkan lagi lagu-lagunya yang lain. I love him so much! Gw sebenarnya orang yang kalau mendengarkan lagu, tidak terlalu memperdulikan liriknya. Tapi, karena gw ingin menyanyikan lagunya, gw baca-baca liriknya donk. Entah kenapa, lagunya benar-benar ‘bertemu’ dengan musiknya. Kekuatan lagu-lagu Frank Ocean terletak pada bagian verse nya. Karena memang lagu-lagunya bukan bersifat sing along seperti lagu-lagu lain kebanyakan.  Lagunya membius!

 

mac-demarco-2-608x608

Mac Demarco

Mac Demarco memang ciamik sekali dalam membuat lagu. Ada lagu yang terkesan konyol seperti “She’s really all I need”, sedikit tergambarkan dalam video klipnya. Tetapi, masih enak lho lagunya! Terus, beberapa lagunya juga sangat menenangkan sekali, seperti “My kind of woman” atau “Dreaming”. Lagunya sangat cocok dimainkan di malam hari dan termenung sendirian. .Petikan gitarnya itu lho yang bisa bikin mood lagu-lagu mereka berubah-ubah.Untuk lagu-lagunya yang kalem, gw merasakan ada sesuatu yang klasik. Tapi entah apa yang membuatnya klasik ya. Referensi musik gw juga masih sempit, jadi sulit diterangkan. Dia terdengar tidak seperti musisi zaman sekarang. Mungkin kesederhanaannya yang mengingatkan gw dengan sesuatu yang klasik. It’s just classic.

 

x

The XX

They are the coolest band who has the sexiest song. Suara Oliver yang bernyanyi berbalas-balasan dengan Romy begitu seksi kalau boleh dibilang. Mereka bahkan seperti tidak menyanyi, tetapi seperti berbisik kepada kita. Membisikkan sesuatu dengan sedikit intonasi dan warna suara yang membuat semuanya menjadi cool and sexy.  Lagu mereka juga tidak terlalu rumit. Dari permainan drum, bass sampai gitar semuanya sederhana sekali. Mereka hanya berusaha terdengar harmonis, dan menurut gw itu sudah lebih dari cukup untuk membuat lagu yang oke. Karakter dari band ini memang terletak pada bagaimana cara Oliver dan Romy bernyanyi, yaitu seperti berbisik.

 

Alt-J-An-Awesome-Wave

Alt-J

Aneh dan unik sekali lagu mereka bagi saya. Dari suara vokalisnya, petikan gitar dan hentakan drumnya benar-benar asing mendengarnya. Terutama suara vokalisnya dan cara dia menyanyikannya. Aransemen dan komposisinya lagunya juga tidak seperti band lain. Gw juga tidak bisa bicara banyak soal band ini karena sampai sekarang gw masih sulit mencerna “keindahan” lagu mereka. Tapi, lagunya tidak annoying dan masih easy listening. “An awesome wave”, debut album mereka, tidak terdengar seperti album perdana. Musiknya sangat eksperimental menurut gw. Musiknya aneh, unik, tapi indah juga. Sangat sulit sekali membicarakan musik yang masih benar-benar baru bagi gw. Intinya, suara vokalinya juara banget dah! hahaha

 

CS443626-01A-BIG

Enter Shikari

Pertama, gw memang kebetulan mudah “klik” dengan musik beraliran keras, seperti metal. Kedua, gw juga lagi “klik” sama musik-musik elektronik, tekno dan semacamnya. Akhirnya, gw membutuhkan Enter Shikari untuk mendapatkan kedua-duanya. Sebenarnya, dari musiknya, banyak band-band yang  mirip dengan Enter Shikari. Suara vokalisnya juga kalau boleh dibilang sudah pasaran. Tapi, mereka tertolong dengan adanya bunyi-bunyi elektronik yang membuat mereka jadi punya warna sendiri. Makanya, gw juga lagi asyik mendengarkan lagu-lagu mereka. Gw kira musik-musik keras seperti, metal atau hardcore tidak bisa dilebur dengan musik-musik elektronik. Tapi, band asal Inggris ini dengan mudah mematahkan dugaan gw. Satu kata sih dari gw buat band ini: kreatif! Ini adalah musik yang berusaha berinovasi dan tidak ada yang salah dengan inovasi. Musisi Indonesia juga harus mulai berinovasi dengan musiknya, terutama musik daerah ya. Jadi, yang mendengarkan musik daerah bukan hanya generasi tua yang akan termakan zaman. Metal + dubstep = rocks!

 

lonerism

Tame Impala

This is it. Enough said. It’s Tame Impala, ladies and gentleman. They are psychedelic and it’s dope! Lagu-lagu mereka benar-benar seperti… bagaimana yaa. Gw juga enggak bisa mendeskripsikannya sih. Their songs are very dreamy.  Kurang lebih hanya sampai situ gw bisa mendeskripsikan lagu-lagunya. It’s  psychedelic , dude! Gw aja masih kurang paham kesenian seperti apa itu psychedelic . Hahahhaha. Intinya, gw kasih 2 kata buat Tame Impala deh: magis dan John Lennon. Yang udah ernah denger lagunya, pasti tahu maksudnya kenapa gw bawa-bawa John Lennon.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s