Bicara Seni dan Segala pernak-perniknya

Resensi American Beauty: Ketika warga amerika “ditelanjangi”

Image

 

Ya. Film American Beauty menunjukkan sosok warga amerika yang “telanjang”. Lucunya, mereka malah saling menunjuk dan menertawakan.

American Beauty adalah film psikologi drama. Film ini merupakan film perdana yang disutradarai oleh Sam Mendes. Dibintangi oleh Kevin spacey dan Annette Bening. Film ini bercerita tentang keanehan dan keunikan warga Amerika yang seragam. Keanehan dan keunikan itu ternyata sangat indah. Hanya saja warga Amerika tidak bisa melihat karena tertutupi oleh topeng yang sangat tebal.

Sepertinya saya menemukan hal yang menarik dari film psikologi ini. Mungkin salah satu ciri khas dari film psikologi adalah dipenuhi oleh karakter-karakter yang unik dan aneh atau tidak biasa. Tunggu! Tanpa disadari saya telah mengatakan aneh dan unik. Memang apakah sebenarnya unik dan aneh itu? Apakah sasuatu yang berbeda dari kita? Apakah benar kita tidak aneh dan unik juga? hahahahahah…..Kelihatannya kita sudah menjurus ke topik yang berat ya? Pertanyaan-pertanyaan ini tidak akan ada habisnya untuk mengoreksi setiap pribadi manusia. Setiap manusia berhak atas segala pikiran yang ada di otaknya. Akan tetapi, film ini membuka sedikit pemikiran dan persepsi kita yang egois akan dunia ini. Film diawali dengan orang-orang yang kehidupannya berusaha terlihat normal tanpa disengaja. Lester Burnham lah (kevin spacey) yang pertama kali menyadari cara hidup yang menyedihkan ini. Dia dengan gamblang menyatakan hidupnya juga ikut menyedihkan dan berantakan. Ironisnya, Lester tidak pernah mau sadar dan malah menyalahkannya kepada orang-orang disekitarnya.

Ironis

LOOK CLOSER…..Lester sadar betul rumah tangganya telah berantakan. Istri dan anaknya juga sadar akan kehancuran ini. Tetapi tidak ada yang sadar siapa yang menyebabkan kehancuran ini. Potret rumah tangga yang utuh adalah citra yang benar untuk keluarga yang normal. Inilah yang coba diangkat Sam Mendes. Gambaran keluarga yang tetap utuh. Tetapi, pada saat “ditelanjangi” satu persatu oleh Sam Mendes, tidak ada satupun yang merasa malu dan bersalah. Mereka malah saling menertawakan. Berpendapat hidup orang lain lebih aneh daripada diri sendiri. Sam Mendes sangat berhasil dalam menggali keadaan psikis manusia yang terdalam pada film ini. Film ini menunjukkan betapa menyedihkan cara hidup warga Amerika yang banyak bersembunyi dalam topeng karena peduli akan perkataan orang lain sehingga menjadikan mereka munafik.

LOOK CLOSER…..Segala konflik yang ada di film ini timbul karena mereka merasa paling normal dan paling baik sehingga melihat orang lain menjadi lebih buruk. Masing-masing saling menghakimi kehidupan orang lain yang dianggap buruk atau aneh. Tidak pernah berkaca kalau mereka juga sedang “telanjang” dan segala borok-boroknya terlihat. Akhirnya Sam Mendes menghadirkan 3 tokoh yang dianggap paling tidak normal dalam lingkungan mereka pada film ini. Ketiga tokoh tersebut adalah pasangan homo dan seorang lelaki yang terlihat bersikap “aneh” atau biasa dicaci maki dengan kata “FREAK”,”FREAK”,dan”FREAK” seakan-akan makhluk paling menjijikan di dunia. Ketiga tokoh tersebut akan menjadi cermin dari kehidupan orang-orang yang merasa sudah normal. Ketiga tokoh ini seakan-akan menjadi acuan atau patokan dari kehidupan yang tidak normal. Yang akhirnya,orang lain akan malu terhadap dirinya sendirinya karena telah melihat dirinya “telanjang” dalam cermin.

LOOK CLOSER…..Di film ini kita akan menemukan normal atau tidak normal kehidupan seseorang. Siapa yang normal, siapa yang tidak normal, hanya ditentukan berdasarkan pemikiran tunggal kita. Itulah yang biasanya terjadi dalam hidup kita. Yang normal didasarkan pada mayoritas, dan minoritas menjadi kalangan yang terpinggir atau mendapat label aneh atau unik. Film ini menghakimi kita untuk jangan menghakimi orang lain dengan mudah. Karena pada saat kita telanjang, kita tidak lebih baik dari mereka yang kita sebut aneh atau berbeda. Ricky Fitts, contohnya.pemuda yang diperlihatkan bersikap sangat aneh. Siapapun yang merasa dirinya normal, pasti menganggap Ricky Fitts adalah orang yang paling aneh dan menakutkan. Tetapi dialah, yang dapat menemukan keindahan dalam segala keberagaman sifat manusia, dalam kasus ini warga Amerika. Manusia hanya sibuk mengisi hidupnya dengan menggonta-ganti topeng yang sesuai dengan keinginan orang lain. Carolyn Burnham(Annette Bening), istri dari Lester, harus mengutamakan citra yang baik di atas segala-galanya dalam karirnya yang pelan-pelan terbawa ke dalam kehidupan pribadinya. Citra yang untuk menutupi hati yang remuk karena terlalu lelah berpura-pura dalam kehidupan rumah tangganya yang dianggap baik-baik saja. Sehingga semua yang dilakukan orang-orang “normal” dalam film ini hanya semata-mata untuk dapat diterima dan dianggap sama oleh lingkungannya.Hanya bersandiwara.

LOOK CLOSER…..American Beauty telah memberikan keindahan yang orang biasa atau “normal” akan sulit menemukan. Jika sedikit saja kita menggeser persepsi kita akan perilaku manusia yang berbeda-beda, keindahan itu akan terlihat. Bahkan, kita akan menyadari betapa kantong plastik yang berterbangan saja dapat sangat terlihat menakjubkan. Film ini tidak memberikan hingar bingar cerita yang indah atau menyentuh. Kita hanya diajak untuk bercermin terhadap segala perilaku kita. Apakah kita terlihat munafik? atau keindahanlah yang ada disana? Pada film ini, orang-orang yang tidak sadar akan sandiwara mereka hanya akan jatuh pada penderitaan batin yang terdalam. Memilih untuk mengambil jalan paling pendek agar dapat mengulang semuanya kembali. Walaupun kebudayaan warga Amerika berbeda dengan kebudayaan negara lain, saya yakin hakikat sifat manusia kebanyakan sama seperti yang disajikan oleh tokoh-tokoh Sam Mendes dalam film ini. Manusia memang spec-ta-cular.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s